|
Ustadz
|
|
Sabtu, 17 April 2010 07:20 |
|
Oleh: Munir Peserta Kaderisasi Ulama (PKU) angkatan III-ISID Gontor Ponorogo Email:
Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
Untuk melegitimasi pendapatnya, kaum liberalis mencomot ayat-ayat al-Quran. Mereka seenaknya menafsirkan ayat-ayat al-Quran untuk menguatkan apa yang mereka yakini kebenarannya. Padahal tafsiran mereka jauh dari kebenaran alias ngawur. |
|
Selanjutnya...
|
|
|
Ustadz
|
|
Selasa, 06 April 2010 12:50 |
|
BAGAIMANA KONSEP SEDERHANA DALAM WALIMATUL ‘URS ? Oleh : Sri Mulyani, S.Th.I “Semua manusia harus menikah, dan dan setiap menikah pasti ada event terpenting saat menikah yakni Walimatul Ursy, maka dari itu bagaimana kita bisa mengatur agar dalam Walimatul ‘Ursy itu berjalan dengan sederhana.” |
|
Selanjutnya...
|
|
Ustadz
|
|
Selasa, 09 Maret 2010 20:05 |
|
Pendahuluan Gerakan liberalisasi di Indonesia dilakukan oleh tokoh-tokoh akademisi kampus yang pernah belajar di Barat. Mereka belajar Islam ke Barat, mengambil ilmu dari para orientalis. Ketika mereka kembali ke Indonesia, menyebarkan paham-paham yang menyimpang dari pemahaman para ulama terdahulu. |
|
Selanjutnya...
|
|
|
Ustadz
|
|
Minggu, 10 Mei 2009 16:33 |
|
Oleh : Hasna Najila Cinta mengandung beribu makna. Cinta adalah ketulusan, kesetiaan, dan pengorbanan. Berbicara cinta jangan lagi berhitung berapa yang telah aku berikan kepada pasangan dan berapa pula yang akan aku terima. Karen cinta bukanlah sebuah transaksi. Kalau bukan karena cinta tak sudi dahan berkelit berkelindan, kalau bukan karena cinta tak sudi awan meratapi tandusnya bumi, tapi karena cinta bumi tersenyum renyah menyambut hadirnya musim bunga. Cinta memang aneh.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Ustadz
|
|
Selasa, 28 April 2009 07:33 |
|
B. Periode Kedua atau Periode Reaksi Umat Islam (1144-1192) Jatuhnya beberapa wilayah kekuasaan Islam ke tangan kaum salib membangkitkan Dibwah kepemimpinannya, ia meneruskan cita-cita ayahnya untuk membebaskan negara-negara Islam di Timur dari cengkeraman kaum salib. Termasuk kesadaran kaum Muslimin untuk menghimpun kekuatan guna menghadapi mereka. Di bawah komando Imaduddin Zanki, penguasa Moshul dan Irak, berhasil menaklukan kembali Aleppo, Haminah, dan Edessa pada tahun 1144 M. Namun ia wafat tahun 1146 M, dan digantikan oleh putranya Nuruddin Zanki. Nuruddin berhasil merebut kota Damaskus tahun 1147, Antiochea pada tahun 1149 M, dan pada tahun 1151 M seluruh Edessa dapat direbut kembali (Yatim, 2003:78). juga ia berhasil membebaskan Mesir pada tahun 1169 M (Dewan Redaksi, 1997:242). |
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
<< Awal < Sebelum 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Berikut > Akhir >>
|
|
Halaman 1 dari 9 |